Enyong pribadi sebagai masyarakat Jawa kepingin nguri-uri kabudayaane dhewek sing akeh banged cacahe. lan ternyata akeh ilmu sing bisa dipelajari nengkono..kie enyong olih filsafat jawa sing bentuke semboyan utawa pedoman. nek diresapi ingkang seksama, luar biasaa artine kaidah neng njerone…prinsip urip neng ndun’nya ben olih sukses kebegjan.
ana 14 cacahe prinsip jawa, monggo si priksani :
1. “Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Sekti Tanpa Aji – Aji, Sugih Tanpa Bandha”
Artinya berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan;
Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kekuatan,kekayaan atau keturunan; Kaya tanpa didasari
kebendaan
2. “Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan”
Artinya jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan
sesuatu.
3. “Sepi ing Pamrih Rame ing Gawe, Banter tan Mbancangi, Dhuwur tan Ngungkuli”
Artinya bekerja keras dan bersemangat tanpa pamrih; Cepat tanpa harus mendahului; Tinggi tanpa harus
melebihi.
4. “Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman”
Artinya jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan
mudah kolokan atau manja.
5. “Aja Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman”
Artinya janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan,kebendaan dan
kepuasan duniawi.
6. “Aja Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidra Mundak Cilaka, Sing Was-was Tiwas”
Artinya jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah;Jangan suka berbuat curang agar tidak celaka;
dan Barang siapa yang ragu-ragu akan binasa atau merugi.
7. “Aja Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo”
Artinya jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah; Jangan berfikir mendua agar tidak
kendor niat dan kendor semangat.
8. “Aja Adigang, Adigung, Adiguna”
Artinya jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti.
9. “Sing Sabar lan Ngalah Dadi kekasih Allah”
Artinya yang sabar dan mengalah akan jadi kekasih Allah.
10. “Sing Prihatin Bakal Memimpin”
Artinya siapa berani hidup prihatin akan menjadi satria, pejuang dan pemimpin.
11. “Sing Resik Uripe Bakal Mulya”
Artinya siapa yang bersih hidupnya akan hidup mulya.
12. “Urip Iku Urup”
Artinya hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat.
13. “Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti”
Artinya keberanian, kekuatan dan kekuasaan dapat ditundukkan oleh salam sejahtera. –> nek dijabarna maning kaya kie ( KEMENANGAN ITU MAHAL HARGANYA) “Barang siapa gemar keluhuran budi harus berani berkorban dan tidak enggan melewati kesulitan. Karena bila ragu-ragu, tidaklah mungkin apa yang diharapkan dapat terwujud, dan mustahil apa yang dicari bisa ketemu. Berani bekerja keras dengan dengan berserah diri jiwa dan raga kepada Tuhan Yang Mahakuasa. Bila ingin menang memang mahal harganya, yakni harus dapat mematuhi peribahasa; “sura dira jayaningrat lebur dening pangastuti”.
14. “Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta dur Hangkara”
Artinya manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta
memberantas sifat angkara murka,dan serakah.
